Dua Kawasan Berikat Donasikan APD Kepada Pemprov Jawa Tengah

Semarang (20/04) – Wabah Covid-19 selain menyerang kesehatan masyarakat juga menyerang keberlangsungan proses bisnis sebagian usaha. Perusahaan yang bergerak di bidang garment tentunya kesulitan dengan berkurangnya pesanan dari pembeli yang selama ini bekerja sama dengan mereka. Beberapa perusahaan akhirnya menerima pengerjaan untuk produksi Alat Pelindung Diri (APD) berupa hazmat atau masker.

Selain memikirkan keberlangsungan usahanya, perusahaan tidak melupakan tanggung jawab sosialnya untuk memberikan donasi. Seperti perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat yang berada dalam pengawasan dan pelayanan Kantor Bea Cukai Semarang, PT Glory Industrial Semarang dan PT Starlight Garment Semarang yang tergabung dalam Makalot Group yang berbasis di Taiwan. Sejumlah 1.150 APD didonasikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hadir pula dalam acara tersebut Presiden Direktur dari Makalot Grup Song Kuang Han, menyerahkan secara simbolis APD yang nantinya dapat digunakan tenaga medis dalam penanganan Covid-19. “PT Glory Industrial Semarang sudah berada di Semarang sejak 2003 dengan karyawan sejumlah 13.000 telah memproduksi lebih dari 50.000 APD. Adanya virus corona tentunya usaha garment yang terkena efek paling parah, oleh karena itu kami berusaha survive untuk karyawan kami dengan manuver dalam produksi APD” ungkap Song.

Sinergi antara pengusaha dan pemerintah sangat dibutuhkan dalam keadaan darurat seperti penanganan wabah seperti ini. Untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 ini pemerintah berperan dalam memberikan kemudahan dalam perizinan dan perusahaan dapat bertahan untuk kesejahteraan karyawan serta donasi hasil produksi kepada masyarakat.

Bea Cukai Makin Baik
Bea Cukai Semarang Lebih Fokus Lebih Baik

 

Tinggalkan Balasan